Selamat Bekerja Dekan Baru


Senin siang (5/12), Kampus FS Undip Pleburan tampak sibuk. Penyambutan dekan baru 2006-2010 tengah berlangsung. Kursi ditata, mikrofon disiapkan di ruang sidang FS, tempat acara berlangsung. Siang itu tepatnya pukul 11.30 penyambutan dimulai. Acara itu sebagai tindak lanjut dari pelantikan Prof. DR. Nurdien H. Kristanto MA Ph D sebagai dekan, 30 November 2006. Pelantikan itu dilakukan rektor Undip, Prof. DR. dr. Susilo Wibowo di gedung Prof. Sudharto, Tembalang.

Penyambutan itu dihadiri anggota senat, guru besar, dosen, karyawan dan beberapa perwakilan BEM Fakultas sastra. Mengawali acara di ruang sidang tersebut, Kasubag Tata Usaha, Abdul Nasir SH membuka dengan beberapa patah kata. Dilanjutkan dengan laporan ketua panitia sekaligus pembacaan Naskah serah terima oleh Drs. Widodo ASS, M.Ed. Tidak seperti biasa acara penyambutan dekan baru kali ini tidak dihadiri dekan lama., Fakultas sastra yang ketika penyerahan berkas kerja dan inventaris barang dari pejabat lama tidak disertai dekan lama. Penyerahan diwakili oleh PD II, Widodo karena dekan lama, Prof. DR Sri Rahayu Prihatmi wafat 21 Desember 2006 lalu.
Kunci mobil dinas, sebagai simbol penyerahan segala inventaris dekan diberikan Widodo kepada Nurdien. Suara tepukan tangan dari seluruh undangan terdengar keras. Seusai penandatanganan naskah kerja dan penyerahan inventaris kepada dekan terpilih, Prof. Nurdien memberikan sambutannya.
Dalam sambutan tersebut Nurdien memperkenalkan pejabat fakultas, mulai dari ketua jurusan dan program studi beserta sekretarisnya kepada seluruh tamu undangan. Nurdien juga mempromosikan buku panduan yang dibuat FS tahun ajaran baru 2006/2007. Di dalam buku itu masih terpampang foto Prihatmi sebagai dekan. “Nanti juga diperbaharui buku ini semerter depan” kata Nurdien.
Nurdin kemudian menyampaikan rencananya untuk mendatangkan doktor dari luar negeri untuk mengajar di Undip selama 10 bulan. Bekerjasama dengan Regional English Language Officer RELO dala merealisasikan programnya tersebut. Tidak hanya itu, pemerintah menawari Undip untuk dapat mengajari mahasiswa asing yang akan belajar di Fakultas Sastra. Mahasiswa asing itu mendapatkan beasiswa Rp. 300.000 rupiah dan itu dibayar oleh Universitas sendiri.

Sebagai perwakilan pejabat lama FX. Pietersono, suami dari almarhumah Sri Rahayui Prihatmi menyampaikan beberapa patah kata. Selain itu, pemberian kenang-kenagan oleh dekan baru dan seluruh jurusan beserta program studi di Fakultas Sastra telah diterima. Pietarsono mengucapkan banyak terima kasih kepada Fakultas Sastra. Tak lupa suami dari Prihatmi itu, meminta maaf kepada seluruh dosen beserta karyawan untuk sistri tercintanya. Para tamu undangan terdiam, tak terdengar suara ketika Pieter berbicara. Istiarti salah satu guru besar Fakultas Sastra yang duduk di baris terdepan meneteskan air mata. Tak hanya itu, Pietarsono menggubah sebuah lagu untuk orang yang sangat disayangi dan menyanyikannya di hahapan tamu undangan. Para tamu Undangan memegang selembar kertas dan mendengarkan suara dari suami almarhum dekan lama tersebut.

Turut hadir dala acara itu, Prof. DR. dr. Susilo Wibowo, MS.Med.,Sp.And, rektor Undip, untuk memberikan sambutanya. Susilo berkeinginan memajukan Fakultas Sastra. “Sastra itu milik lokal, untuk bisa dikenal negara lain. Hanya fakultas sastralah yang berbeda dalam setiap negara karena memiliki budaya sendiri apalagi bahasa jawa. Teknik, kedokteran, ekonomi, sama dengan yang lain,” katanya.

Selain itu, Susilo juga berpesan pada dekan baru, “Berpikirlah yang besar, jangan simple – simple saja”. Menutup sambutanya, Susilo mengajak bekerja lebih keras dan mengharapkan Fakultas Sastra menjadi among the star. Semoga hal itu terwujud.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top