Debat Terbuka Calon Ketua EDSA

Kiri ke kanan: Bagas Dwi P, Taufik Wibowo dan M Farid Salma

Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Dponegoro atau English Department Student Association (EDSA), mengadakan debat calon ketua
sebelum agenda pemira yang akan dihelat Kamis
mendatang (10/3). Debat yang berlangsung Selasa sore (8/3)
ini diikuti oleh dua calon ketua yakni Bagas
Dwi Pramono serta M Farid Salma Husna yang masing-masing bernomor urut 1 dan 2

Dalam debat, kedua calon yang
sama-sama duduk di angkatan 2014 ini menyampaikan visi dan misi yang hampir serupa yaitu penguatan internal organisasi.
Bagas mengungkapkan, bahwa dirinya akan
mengedapankan transparansi antar anggota jika nantinya terpilih sebagai ketua.
“Visi saya
adalah mewujudkan  EDSA menjadi aktif,
kreatif , inovatif dengan semangat kekeluargaan,” tutur calon bernomor urut 1 tersbut. Sedangkan calon nomor urut 2, Farid, menuturkan bahwa dirinya akan membenahi internal
organisasi sehingga EDSA dapat menjadi wadah bagi seluruh mahasiswa Sastra Inggris. “Visi saya adalah terwujudnya wadah bagi Sastra Inggris yang
sinergis, progresif, dinamis, dan kontributif,” terang mahasiswa bertubuh
jangkung ini.

Taufik Wibowo,
ketua EDSA yang sekaligus ketua
Panitia Pemilihan (Panlih),  menjelaskan tentang pentingnya agenda debat dalam
rangkaian Pemira EDSA. Sekalian sosialisasi bagaimana pemikiran mereka
tentang HMJ Sastra Inggris itu sendiri dan visi misi mereka tentang mau dibawa
kemana EDSA ini satu tahun kedepan,” jelasnya. 
Debat yang dilaksanakan di lobi lantai 1 gedung A FIB ini menghadirkan
tiga panelis yakni Taufik Wibowo
(ketua EDSA periode 2015/2016), Faizal Hira (ketua EDSA 2014/2016) dan  Rifka
Pratama (
Dosen Pembina EDSA).
Acara berlangsung
selama hampir 2
jam dan di
hadiri mahasiswa Sastra Inggris dari angkatan 2013 sampai 2015. Beberapa mahasiswa dengan antusias bertanya kepada kedua
calon mengenai master plan mereka
jika terpilih menjadi ketua EDSA. Mengenai harapan untuk EDSA periode
selanjutnya, Taufik berharap  agar siapapun yang nanti menjabat
bisa mengemban amanah dengan baik dan mendengarkan aspirasi mahasiswa Sastra Inggris. Pemira
sendiri akan dilaksanakan di
tempat yang sama
mulai pukul 08.00
hingga 16.30 WIB, dan dilanjut penghitungan surat suara pada pukul 17.00 WIB.
(Devi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top