Penghargaan Gubernur Lamis untuk Ganjar


📷 Perrwakilan GMPK memberikan Piagam Penghargaan Gubernur Lamis kepada Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah untuk diserahkan kepada Ganjar Pranowo.


Gerakan
Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) menggelar aksi demo di depan rektorat Universitas
Muhammadiyah (Unimus), Senin (20/3). Aksi ini sebagai kampanye menuntut
penolakan terhadap berdirinya pabrik semen di Rembang dan sebagai aksi
solidaritas terhadap ibu-ibu yang melakukan “cor kaki” di Jakarta.

Aksi
yang dilakukan oleh mahasiswa UMS, UNDIP, UNNES,UNWAHAS, dan UNIMUS dimulai
pada pukul 09.03 WIB. Demo ini tidak hanya orasi, tapi juga membentangkan
spanduk, melakukan penggalangan dana untuk petani Kendeng, dan pembagian
selebaran pernyataan sikap GMPK terhadap pendirian pabrik semen di Rembang.

“Kita
dari pagi berkumpul di depan rektorat Unimus langsung menyuarakan pendapat di
muka umum, langsung menyuarakan apa yang ingin kita suarakan” ujar Julio
Hardiansyah, perwakilan GMPK.

Aksi
ini juga sebagai protes terhadap diskusi “Ngobrol Gayeng Soal Semen –Urun
Rembug Terhadap Pendirian Pabrik Semen” yang digelar oleh Lembaga Hikmah dan
Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah di Gedung NRC Ruang
408 Unimus.

Setelah
massa orasi, pukul 11.20 WIB sepuluh anggota GMPK diizinkan masuk ke ruang
diskusi ketika sesi tanya jawab tengah berlangsung. Sempat terjadi adu argumen,
tapi diskusi tetap berjalan dengan tertib.

Di
akhir acara diskusi,  Riswanda,
perwakilan GMPK memberikan Piagam Penghargaan Gubernur Lamis kepada Kepala Biro
Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah untuk diserahkan kepada Ganjar Pranowo.

“Kita
berinsiatif ingin memberikan curahan hati kita, curahan hati kepada Ganjar
bahwa Ganjar itu salah satu Gubernur yang ada di Indonesia salah satunya suka
bohong, kita anggap lamis, jadi memang bentuk kekesalan mahasiswa”  ujar Julio.

(HW/ Reporter : Ulil , Editor  : Iftaqul Farida)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top