Undip Mencetak Namanya di Museum Rekor- Dunia Indonesia


Senang,
bangga, terharu begitulah kiranya perasaan yang di alami para Diponegoro muda
ketika mengikuti acara penutupan rangkaian
kegiatan penerimaan  mahasiswa baru 2017 yang
bertempat di Stadion utama Undip
, Minggu (13/8/2017). Pagi pukul 9.43 WIB para
Diponegoro muda berhasil memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI)
.

Rekor
yang berhasil dipecahkan ialah
pemrakarsa pembuatan “Rak Buku dari Replika Garuda Pancasila
Terbesar” di Indonesia sebagai rekor ke 8.025 yang tercatat di rekor MURI. Rak
buku dari replika garuda ini memiliki tinggi 6,7 meter, lebar 5,4 meter, dan
tebal 88 centimeter dengan potongan besi yang berasal langsung dari 34 bagian,
yang melambangkan 34 provinsi di Indonesia.
Penghargaan tersebut langsung diserahkan  Eksekutif Manager MURI, Sri Widayati kepada  Rektor
Undip, Yos Johan Utama dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip, Jadug Trimulyo.





Dalam
sambutannya sebelum menyerahkan piagam penghargaan itu,
 Sri Widayati mengatakan dengan adanya penambahan
rekor MURI, ini berarti Undip total mengoleksi 17 rekor MURI yang telah ada.

“Untuk Universitas Diponegoro tentunya ini bukan kali
pertama prestasinya diabadikan di MURI karena sebelumnya telah ada enam belas
rekor yang diciptakan oleh Universitas Diponegoro,” ujarnya

Sri Widayati menambahkan penghargaan rekor MURI ini
sebagai penghargaan terhadap prestasi yang diciptakan oleh putra-putri
Indonesia.

“Rekor MURI sendiri memiliki guna yaitu menghimpun data
serta menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatifkarsa dan karya
yang diciptakan oleh putra-putri Indonesia demi menegakkan pilar-pilar
kebanggaan nasional,” tambah Sri Widayati



Didin
Hamidin, Direktur Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan
Tinggi (Kemenristekdikti) berharap dengan adanya penambahan rekor MURI yang diterima Undip menjadi momentum untuk membina civitas akademika Undip.

“Saya
ucapkan selamat pada Universitas Diponegoro hari ini sudah menambah rekor MURI-nya
dan ini tentu amat membahagiakan bagi seluruh civitas Diponegoro dan mudah-mudahan
ini menjadi momentum untuk terus membina semua civitas akademika sehinggga
kemudian rekor-rekor baru
MURI
dan rekor lainnya akan kita capai bersama” ucap Didin di akhir pidatonya. 



(HW/Ulil, Habib)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top