Peresmian Kantin Baru Direncanakan Bulan September

Dok. Hayamwuruk
Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Arido Laksono, mengatakan rencana peresmian kantin baru dan ruangan layanan akademik FIB yang berada di lantai bawah Gedung Serba Guna (GSG) FIB akan dilaksanakan bulan September.

“Jadi, diusahakan
 sampai dengan paling maksimal awal bulan September, kantin sudah mulai beroperasi, kita sedang mengusahakan proses lelang,” ujarnya saat ditemui Hayamwuruk di ruangannya, Jum’at (24/08/2018).

Arido mengungkapkan sebelum tahap peresmian, kantin baru tersebut harus dipasang wastafel , aliran listrik serta pintu.


“Yang jadi masalah adalah di kantin itu belum ada bak wastafel untuk cuci piring, jadi untuk minggu ini atau minggu depan, akan dipasang bak wastafel. Problem kedua adalah belum adanya saluran listrik. Kemudian, masalah (pemasangan) pintu, kalau nanti penyewa tidak ada pintu, barang-barangnya, tentu tidak nyamanya, ujarnya.


Arido berharap kantin baru tersebut nantinya akan menjadi tempat alternatif berkumpulnya mahasiswa FIB.


“Menjadi tempat nongkrong, alternatif orang untuk bertemu dan bersosialisasi. Kedepannya, kita sudah mengajukan hibah ke Bank Mandiri untuk taman. Jadi orang-orang bisa nongkrong enak disitu,” ujarnya.


Layanan Akademik Menunggu Kesepakatan Hibah  Komputer


Sementara itu untuk penggunaan ruangan layanan akademik,  Arido menjabarkan masih menunggu pengadaan satu unit komputer hibah dari Bank Mandiri


“Kalau dalam kesepakatan awal itu ada (diberikan komputer), cuma, kapan akan dibelikan saya belum tahu,” ujarnya.


Untuk diketahui, pada wawancara Hayamwuruk,  Selasa (12/12/2017) Wakil Dekan II FIB, Suharyo menyebutkan pembangunan kantin baru FIB dan Layanan Akademik menghabiskan dana sekitar 86 juta 600 ribu yang diperoleh dari dana hibah Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri kepada FIB.


Ketua Komisi IV (bidang advokasi) Senat FIB Undip, Gresa Grinaldi menanggapi agar  dekanat FIB untuk melakukan sosialisasi kepada mahasiswa.


“Tanggapan saya adalah hal tersebut terjadi karena kurangnya pemberitahuan dari pihak dekanat ke mahasiswa, informasi yang dimiliki pihak dekanat tidak sepenuhnya diberitahukan ke mahasiswa secara total.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top