Sexy Killers: Kepentingan Oligarki Tambang Batu Bara dalam Pilpres 2019

Dok. Hayamwuruk

Sejak
dirilisnya film
Sexy Killers karya Watchdoc lewat
Youtube Channelnya pada Sabtu (13/4/2019)
, film ini telah menjadi perbincangan hangat tingkat
nasional. Terlihat dari jumlah penonton yang sudah mencapai 14 juta penonton sampai
sekarang (14 April). Pasalnya, film yang rilis menjelang Pemilihan Presiden
(Pilpres) 17 April 2019 ini telah berhasil memotret fenomena ketimpangan sosial
dibalik operasi tambang batu bara dan dampak keberadaan PLTU terhadap
masyarakat sekitar. 
Selain
ketimpangan sosial yang dipotret dalam Sexy
Killers
, film ini juga mempertontonkan tentang bahaya penggunaan batu bara.
Dari awal proses penambangannya
sampai proses transportasi pengirimannya sampai proses pembakarannya, dan
banyak masalah-masalah yang kita dapatkan dari batu bara ini,” terang Mochamad
Dafid, pemantik dalam
acara Nonton Bareng (Nobar) dan diskusi film Sexy Killers yang diadakan oleh Seangle Semarang dan Greenpeace Youth Semarang, di
Student Center
(SC), Universitas Diponegoro (Undip), pada Senin (15/04/2019). 

Menurut
Dafid, film ini juga memperlihatkan mengenai kepentingan perusahaan batu bara dibalik
kontestasi Pilpres 2019. “
Jadi,
film ini supaya membukakan mata kita tentang siapa orang yang akan kita pilih
ke depannya
,” tambahnya.

Selain
keterlibatan perusahaan tambang dibalik kedua Pasangan Calon (Paslon) Presiden
(baik 01 dan 02), Dafid menambahkan, film ini juga menyampaikan mengenai pentingnya
penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan (Solar Panel) daripada energi
batu bara.

Senada dengan Dafid, Albertus Arga Yuda, volunteer Greenpeace Semarang sekaligus pemantik dalam diskusi mengatakan, bahwa “Pada akhirnya, pilpres kita tak lebih dari pesta para oligarki
untuk merebut kepentingannya,” ujarnya.

Yunnia Rahmandanni, perwakilan Seangle
Semarang mengungkapkan, tujuan diadakannya acara ini ialah, untuk menyadarkan
masyarakat tentang siapa sebenarnya orang-orang yang bertengger dibalik bisnis batu
bara. “
Dan yang terpenting
itu penyadaran terkait lingkungan dan kesadaran terhadap lingkungan serta
energi terbarukan sih bagi
masyarakat,” ungkap
nya.
Penulis/Reporter : Airell (Magang)
Editor : Qanish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top