wah comment dungu macam apa ini.
]]>Bahasa sangat menggambarkan karakteristik seseorang.
]]>Fokus dari konflik di film ini adalah bagaimana Anna menghadapi rasa percaya dirinya yang rendah dan introversinya dan bagaimana Marnie sebagai sosok membantu Anna untuk menghadapi konflik internalnya dengan cara berdamai dengan dirinya sendiri. Ini film yang ditujukan untuk mereka-mereka yang terkucilkan oleh masyarakat dan komunitas tempat mereka berada, khususnya untuk anak-anak yang dikucilkan oleh kawan-kawannya.
Film ini jadi kayak semacam ajakan untuk mereka-mereka yang terkucilkan ini untuk berdamai dengan diri mereka sendiri dan agar mereka bisa menyadari kalau alasan mereka terkucilkan itu bukanlah salah mereka.
Kenapa kalian malah ngegeser seenak jidatnya esensi dari film ini pake politik identitas dungu kalian? lmao
]]>