Pasangan Calon BEM FIB Dinilai Kurang Berkompeten Dalam Menjawab Pertanyaan

Sumber gambar: Panlih FIB dalam KMI

Kongres Mahasiswa Istimewa (KMI) di hari kedua berlangsung cukup alot. Pasangan calon (paslon) tunggal BEM FIB dipaksa untuk terus menjawab pertanyaan yang diajukan forum selama lebih dari 6 jam setelah mempresentasikan visi misinya.

Perpanjangan waktu terus diajukan karena paslon dinilai kurang bisa menjawab pertanyaan dalam sesi tanya jawab di hari kedua KMI Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip pada 12-13 Desember 2020. Perlu diketahui, KMI sendiri dimulai dan berakhir pada pukul 09.00-20.00 WIB.

Gregorius Tri Hendrawan Manurung, mahasiswa Sastra Indonesia 2018, mengungkapkan bahwa jawaban paslon cenderung mengawang dan menganggapnya kurang kompeten. “Temen-temen yang ikut udah bisa liat kalo jawaban yang dia kasih itu mengawang dan kayaknya dia nggak bikin satu standpoint yang jelas dari semua pertanyaan yang dikasih tadi oleh siapapun itu,” katanya

“Personal, nggak. Nggak kompeten,” Kata Gregorius kepada Hayamwuruk (14/12/2020).

Hal senada juga diungkapkan Gumelar Yugi Cahyadi, mahasiswa Sejarah 2017, yang mengatakan kalau paslon kurang mengerti isu kampus dan hanya bermodal ikhlas. “Sejak awal paslon mengajukan diri dengan cepat ketika baru dimulainya sesi pencalonan sudah membuat saya tidak yakin. Karena jika memang sudah sesiap itu, seharusnya mereka mencalonkan diri ketika masih masa pencalonan saat Pemira,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Rachmat Prihartono selaku Calon Ketua BEM FIB mengatakan bahwa ia sudah berusaha maksimal menjawab pertanyaan berdasarkan pemahaman dan pengalamannya sendiri. Untuk KMI berikutnya, Rachmat akan lebih mematangkan gagasan yang mau ia bawa dan apa pun hasilnya semoga itu yang terbaik untuk FIB.

“Soal puas dan tidak puas, saya sudah mencoba maksimal. Saya serahkan pada teman-teman FIB menilainya sendiri,” katanya.

Reporter          :Lavika, Umi, Yulita, Teguh

Penulis             : Umi Lailatussyarifah

Editor              : Zanu Triyono

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top