PKU 2021 Usung Tema Sejarah Maritim Indonesia

Sumber Gambar: Instagram sejarahundip

Mengusung tema “Awaken The Ocean: Reviving Indonesian Maritime as National Identity of Unity and Diversity”, Pekan Kesejarahan Undip (PKU) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sejarah Undip kembali hadir tahun ini untuk meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat tentang sejarah. 

Ketua pelaksana PKU 2021, Akhdiat Dimas Abimanyu, mengatakan PKU juga bertujuan sebagai  wadah perwujudan kecintaan terhadap tanah air oleh pemuda dan pemudi Indonesia. 

“PKU menjadi sebuah ajang “pertunjukkan” bahwasanya ilmu sejarah tidak selamanya membahas tentang masa lalu dengan penerapan metode pembelajaran dan kompetisi yang kuno. PKU menunjukkan bahwa ilmu sejarah bisa, kok, menjadi bagian dari revolusi industri 4.0., “ kata lelaki yang akrab disapa Abiem ini, Jumat (30/7/2021).

Alasan mengusung tema sejarah maritim Indonesia, Abiem menerangkan, bahwa pentingnya kesadaran soal maritim Indonesia sebagai kekuatan maritim yang termasuk berpengaruh di dunia.

“Sejarah maritim Indonesia yang panjang dan dinamis serta sejarah Undip berfokus pada sejarah maritim Indonesia yang akhirnya membuat PKU tahun ini mantap membawa maritim menjadi tema besar tahun ini,” tuturnya.

Abiem menambahkan, tema tahun ini merupakan sebagai perluasan ide dari PKU tahun lalu yang mengusung topik Semarang sebagai pelabuhan maritim di Jawa.

Sasaran peserta PKU, kata Abiem, ialah mahasiswa dan pelajar SMA. “Kami berusaha agar bisa menanamkan kecintaan terhadap sejarah kepada generasi muda sehingga kedepannya mereka akan memiliki kesadaran yang baik dan tidak melupakan sejarah serta berkontribusi terhadap penguatan maritim Indonesia,” katanya.

Adapun hal baru dari PKU tahun ini ialah adanya maskot. Maskot PKU 2021 yaitu seekor penyu yang bernama Yura. “Mengingat penyu menjadi salah satu ikon di laut dan memang sedang terancam keberadaanya sehingga ini menjadi ajang menaikkan kesadaran untuk masyarakat agar bisa menjaga keindahan dan keberagaman lautan Indonesia,” terangnya.

Dalam PKU terdapat beberapa kategori perlombaan, antara lain penulisan esai, video blog, dan  juga fotografi.

Untuk pengumpulan karya dimulai dari tanggal 28 Juli sampai 7 Agustus 2021. Kemudian karya-karya yang terkumpul nantinya akan diseleksi oleh juri yang telah ditentukan pada 8 hingga 15 Agustus 2021.

Peserta lomba harus mengikuti seminar daring atau webinar yang akan dijadwalkan terselenggara pada 21 Agustus. Pada waktu itu juga, akan diumumkan pemenang lomba. Untuk informasi selengkapnya soal PKU bisa dilihat melalui akun pku_undip pada Instagram.

Abiem berharap dengan adanya PKU, generasi muda mampu memahami sejarah dan khususnya kekuatan maritim Indonesia. “Selain itu, harapannya adalah lebih banyak lagi orang yang akan menjadi bagian dari Sejarah Undip atau sejarah di universitas lainnya agar kesadaran sejarah tidak terputus dan hilang,” tuturnya.

 

Reporter: Airell 

Penulis: Airell

Editor: Ban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top