Kembalinya SILIT: Sebuah Dorongan Literasi dari Mahasiswa FIB

Dok. Hayamwuruk/Alim

Setelah hampir setahun hiatus, Selasa Indah Literasi (SILIT) yang diselenggarakan oleh Lapak Baca Liar kembali hadir di Crop Circle Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) pada Selasa, (01/09/2026). Panji dan Bob, dua mahasiswa FIB yang merupakan anggota Lapak Baca Liar, mengatakan bahwa acara ini diselenggarakan untuk mengisi jeda antarkelas dengan kegiatan literasi. 

 

“Awal mula lapak baca itu diinisiasi oleh kawan kami, Damar dan Mufli. Sewaktu jeda antarkelas daripada kita nggak ngapa-ngapain, mending kita gunakan untuk yang bermanfaat kayak literasi dan diagendakan setiap hari Selasa,” tutur Bob. 

 

Lapak Baca Liar merupakan kegiatan yang diselenggarakan secara mandiri oleh dua mahasiswa FIB, yakni Damar (mahasiswa Sastra Indonesia 2022) dan Mufli (mahasiswa Sejarah 2022). Setelah hiatus, SILIT kembali diadakan dengan harapan dapat menghidupkan ruang-ruang di FIB melalui literasi. 

 

“Itu (SILIT –red) tuh buat ngehidupin ruang-ruang mati. Tahun lalu kita ngadain lapaknya di kantin atas, kan itu jarang tuh mahasiswa yang ke situ. Nah, kita buka lapak di situ buat ngehidupin ruang-ruang mati yang ada di FIB,” ujar Panji. 

 

Tidak hanya membaca, SILIT juga beberapa membuka diskusi bagi mahasiswa yang datang. 

 

“Sebenarnya di sela-sela lapak baca ini terkadang kami membuat sebuah diskusi, seperti membahas seputar seni, Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), dan musik,” jelas Bob. 

 

Koleksi buku yang ada di SILIT merupakan hasil sumbangan kolektif. Mereka mengatakan bahwa SILIT terbuka akan sumbangan buku dari semua orang.

 

“Kalau kata Damar dia punya banyak banget koleksi buku, daripada ga diapa-apain mending dibikin lapak biar orang-orang pengen baca gitu bisa. Dari kami sih kolektif. Semisal ada yang mau nyumbang atau ada yang mau ngasih dan meminjamkan bukunya kami menerima,” ujar Bob. 

 

Nanda dan Desta, dua mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi mengaku tertarik dengan buku-buku yang tersedia di Lapak Baca Liar. 

 

“Ini sambil lagi nunggu kelas dan gak pengen ke kantin, jadi ke sini. Koleksinya juga bagus-bagus sih. Kebetulan memang ada koleksi yang mau aku baca jadi sekalian nanti baca disini,” ungkap Desta. 

 

Dua pengunjung yang datang itu mengharapkan kegiatan di FIB ini dapat diselenggarakan lagi ke depannya. Mereka juga menantikan hadirnya buku-buku baru seiring berjalannya waktu. 

“Harapannya ya semoga bisa dilanjutkan lagi aja acaranya (kegiatan lapak baca, –red),” kata Nanda.

Reporter: Ajeng, Alim

Penulis: Susan

Editor: Syipolo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top