
Reporter: Arolla, Agni, Rafi, Arya
Penulis: Arya
Editor: Lia
Bidang Minat dan Bakat (Mikat) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) sukses menggelar Malam Minggu Sastra (Mangsa) pada Senin (13/04/2026) di Gedung Serbaguna (GSG) FIB. Mangsa Volume VI ini mengambil tema “Urban Noize” dengan menampilkan pertunjukan dari beberapa band, yaitu Anchoor, Bebas, Sunshine On The Hill, dan Black Mambo. Selain penampilan musik, ada juga live painting dan standup comedy yang turut memeriahkan acara.
Tema “Urban Noize” sendiri diangkat karena berkaitan dengan resistensi atau perlawanan yang secara implisit digaungkan oleh Mangsa. Hal ini menunjukkan bahwa Mangsa adalah bentuk ruang ekspresi bagi mahasiswa.
Zizou, Project Officer Mangsa mengungkapkan bahwa Mangsa kali ini mendapatkan antusiasme yang lebih besar dibandingkan Mangsa sebelumnya. Hal itu disebabkan promosi yang lebih masif dan tema yang unik.
“Yang pertama itu promosi dari kita kenceng banget, lewat media partner dan lainnya. Terus kita bisa dibilang mengambil tema yang jarang diambil, bukan cuma lingkup Undip, tapi di lingkup di wilayah Semarang,” ungkapnya.
Zizou menambahkan bahwa Mangsa tahun ini sudah menerapkan evaluasi dari Mangsa sebelumnya, yaitu meningkatkan promosi.
“Evaluasi yang pertama itu dari promosi. Yang tahun kemarin itu promosinya kurang, jadi target audiensnya tidak tercapai,” lanjutnya.
Zama, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang datang menonton mengatakan hal yang serupa.
“Kalau aku juga sangat senang, apalagi gigs-gigs seperti ini sekarang udah jarang diadakan di kampus,” ujarnya.
Rumi, penonton yang juga berasal dari Unnes berharap agar Mangsa dapat terus menjadi wadah berekspresi bagi mahasiswa.
“Mudah-mudahan Mangsa ini bisa terus mewadahi band-band lokal, band-band perintis, dan band-band yang ada di kampus supaya mereka punya tempat untuk mengekspresikan diri mereka.”