PP Goes To Fakultas Teknik Featuring Klinik Adera Disambut Antusias oleh Mahasiswa Undip

Dok.Hayamwuruk/Tri

Reporter: Dila, Tri, Arya

Penulis: Arya

Editor: Lia

Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) berkolaborasi dengan Bidang Sosial dan Politik (Sospol) BEM Fakultas Teknik (FT) Undip dan Klinik Adera dalam mengadakan PP Goes To Fakultas Teknik Featuring Klinik Adera yang diselenggarakan pada Jumat (17/04/2026) di Departemen Teknik Komputer, Undip. 

PP Goes To Fakultas Teknik Featuring Klinik Adera ini terdiri dari dua sesi yaitu vaksinasi dan talkshow. Sesi talkshow mengusung tema “Edukasi Kesehatan Perempuan dan Pencegahan Kanker Serviks, Kekerasan Seksual, dan Women Empowerment” dengan menghadirkan tiga narasumber dari bidang masing-masing. 

Jesieca Auditya Putri, Project Officer acara ini menyatakan bahwa pada awalnya konsep acara ini hanya diskusi kecil, namun setelah ada tawaran dari Bidang Sospol BEM FT dan Klinik Adera, maka terciptalah acara dalam skala yang lebih besar ini. 

“Sebetulnya PP Goes to itu konsep awalnya kita diskusi dalam lingkar yang kecil. Namun, karena ada tawaran yang sangat menarik dari Klinik Adera dan Bidang Sospol BEM FT, jadi kita membuat acara seperti ini,” ujarnya.

Jesieca juga mengungkapkan bahwa antusias peserta sudah melebihi ekspektasi dari panitia. Baik dari sesi vaksinasi maupun sesi talkshow

“Dari vaksinasi tadi ada 200 orang lebih, dan yang hadir di sini (talkshow, -red) ada 70 orang lebih. Jadi, ini sangat sesuai dengan apa yang saya dan teman-teman panitia inginkan,” lanjutnya.

Rahmi Kamila, mahasiswa Arsitektur Undip angkatan 2024 sebagai peserta mengungkapkan minatnya mengikuti talkshow PP Goes To Fakultas Teknik Featuring Klinik Adera adalah karena isu yang dibawakan menarik. Selain itu, dirinya juga aware tentang masalah yang dihadapi oleh perempuan.

“Karena sangat tertarik dengan isu-isu yang terjadi pada perempuan. Saya adalah perempuan dan sangat aware tentang masalah-masalah yang kami (perempuan, -red) hadapi sehari-hari.

Kemudian, saya juga mau belajar tentang bagaimana caranya stand up dan juga membantu sesama perempuan,” ujarnya.

Peserta lain yakni Indira Putri, mahasiswa Arsitektur angkatan 2024 mengatakan bahwa talkshow ini sangat mudah dipahami. 

“Sangat mudah dipahami, dari moderator, narasumbernya, dan dari partisipannya juga sangat interaktif. Jadi kita juga sangat bisa ngikutin (pembahasannya, -red),” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top