Uniknya Rumah Batu di Wonogiri Menyerupai Rumah Patrick Star

Dok. Hayamwuruk

Wonogiri (1/2/19), Terdapat rumah batu yang menyerupai rumah Patrick Star dalam serial kartun Spongebob Squarepants semakin mencuri perhatian
warga sekitar
. Tepatnya
terletak
di Dusun Mujing, desa Genengharjo, kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Nurwono, anak pemilik rumah batu tersebut mengatakan rumah tersebut dibangun pada tahun 1997-1998.
Perancang
rumah tersebut adalah Bapaknya sendiri. Atapnya terbuat dari semen dan besi. Nurwono sempat kaget ketika banyak orang yang
mengunjungi
rumah pribadi nya itu.

“Awalnya rumah ini hanya untuk rumah pribadi. Tapi tiba-tiba saya kaget, kok banyak orang yang datang kesini”, ujarnya.

Di
dalam
rumah diberi fasilitas untuk selfie.
Selain
itu di sekitar rumah batu tersebut terdapat tangga untuk naik ke atap rumah. Pengunjung bisa naik ke atap maksimal sepuluh orang saja. Disamping ada tangga, pengunjung juga bisa beristirahat dan meneduh di gubuk-gubuk
yang berada di samping
rumah,  tambahnya.

 Untuk bisa datang ke rumah batu tersebut tidak dikenakan tarif masuk. Namun, pengunjung bisa memasukkan uang di kotak secara sukarela.

“Tidak ada tarif untuk untuk pengunjung, namun seikhlasnya saja. Nanti kalau pakai tarif dikira saya takut memaksa”, ungkapnya.

Dari uang yang diperolahnya, Nurwono membuatkan gubuk dan tangga sebagaimana saran dari pengunjung yang datang kerumahnya. Ada empat gubuk yang berada di
sekeliling
rumah.
Pada
tahun baru 2019, ada seribu tamu yang datang ke rumah batu itu.
Mereka
berkunjung karena penasaran dengan bentuk rumah tersebut, imbuhnya.

Widya, salah satu pengunjung rumah batu yang berasal dari kecamatan Pracimatoro, Wonogiri. Ia mengatakan bahwa mengetahui wisata rumah batu tersebut dari seorang temannya. Dirinya merasa penasaran akhirnya ia berkunjung kerumah batu itu.

“Tempatnya jauh dari rumah saya, mungkin karena baru pertama kali kesini rasanya sangat jauh karena tempatnya hampir mendekati Jawa Timur”, ujar Widya.

Widya menambahkan ia sempat tersesat sebentar saat akan menuju lokasi rumah batu itu. Ia menjelaskan bahwa kontruksi rumah batu tersebut benar-benar dipahat dari batu sehingga bentuknya dari luar tampak seperti batu yang besar namun di dalamnya merupakan ruangan yang cukup luas seperti rumah-rumah biasanya.

Banyaknya pengunjung yang
mendatangi
rumah pribadinya itu,  Nurwono berinisiatif membuatkan berbagai fasilitas untuk membantu pengunjung menikmati pemandangan di sekitar rumahnya. Nurwono mengatakan bahwa bantuan dana dari desa setempat memang belum ada,
tambahnya lagi.

Reporter: Istina
Editor: Della

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top