Langgar PPO, SM Undip Panggil Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip

Sumber gambar : Instagram SM Undip

Senat Mahasiwa Universitas Diponegoro (SM Undip) melakukan pemanggilan terhadap ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) terkait pelanggaran pasal 23 ayat (5) Pedoman Pokok Organisasi (PPO) Kemahasiswaan Undip, pada Senin (01/02/21) melalui Microsoft Teams.

Dalam PPO Kemahasiswaan Undip pasal 23 ayat (5) menyatakan bahwa “Pengurus inti (Kabinet) BEM dibentuk oleh ketua dan wakil ketua BEM Undip terpilih selambat-lambatnya 30 hari setelah penetapan hasil pemira Universitas.”

Namun 30 hari setelah penetapan ketua dan wakil ketua BEM Undip, kabinet BEM Undip belum juga terbentuk.

Naufal, Ketua SM Undip mengatakan, pada tanggal 26 Desember 2020, Thufail Addausi selaku Ketua BEM terpilih mengajukan pengunduran diri kepada SM Undip. Kemudian tanggal 28 Desember 2020, Komisi IV SM Undip mengajukan hak intervensi.

Pada 1 Februari 2021, kata Naufal, SM Undip mendengar keterangan dari Thufail Addausi atas pemunduran dirinya. Akhirnya, SM Undip memberhentikan Thufail Addausi sebagai ketua BEM Undip. SM Undip kemudian mengangkat M. Chory Firdaus, wakil ketua BEM Undip terpilih menjadi ketua BEM Undip.

“Kabem (ketua BEM) diberikan waktu tiga hari untuk mencari wakabem (wakil ketua BEM) yang sesuai dengan kriteria (Persema nomor 4 tahun 2020) dan memberikan perpanjangan waktu selama lima hari hari untuk membentuk kabinet. Sampai saat ini belum diputuskan mengenai wakabem Undip yang baru karena SM Undip belum menerima kabar dari M. Chory Firdaus. (SM Undip) menunggu sampai hari Jumat besok. Kalau masih belum ada kabar juga maka SM Undip akan memberikan peringatan ke-2,” Ungkap Naufal kepada Hayamwuruk pada Rabu (03/02/21).

Kalau dalam peringatan kedua, lanjut Naufal, belum menemukan wakil ketua BEM, kemungkinan akan diberikan perpanjangan waktu atau keputusan lain dari SM Undip. Jika sampai perpanjangan yang kedua belum menyerahkan nama wakil ketua BEM, otomatis dari SM Undip langsung membawa permasalahan ini ke birokrasi Undip.

“Otomatis (akan) ada pelantikan lagi. Ini, kan, yang pertama diangkat sudah Kabemnya. Setelah itu, misalnya hari Jumat besok Wakabemnya diangkat, sidang paripurna kita tutup. Kita buka sidang paripurna lagi untuk pelantikan Kabem dan Wakabem, langsung hari Jumat itu juga dilantik,” Kata Naufal.

M. Chory Firdaus, ketua BEM Undip 2021 yang baru, membenarkan jika telah melakukan kesalahan terkait pelanggaran pasal 23 ayat (5) Pedoman Pokok Organisasi (PPO) Kemahasiswaan Undip. Ia juga mengatakan, BEM Undip akan membuka open recruitment kepala bidang dan mulai mengejar ketertinggalan mengenai permasalahan uang kuliah tunggal (UKT).

Reporter: Lala

Penulis: Lala

Editor: Airell

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top