Aktivitas Aparat Kepolisian yang Meresahkan Warga Desa Wadas

Dok.Hayamwuruk

Sejak Senin (20/09/21) dilaporkan adanya aktivitas dari aparat kepolisian yang meresahkan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Aktivitas dengan dalih membagikan masker dianggap sebagai teror dan tindakan mengintimidasi warga Desa Wadas. Hal ini dikarenakan para aparat kepolisian datang dengan senjata lengkap

“Kemarin baru saja dengan alasan bagi-bagi masker, polisi tidak tahu dari mana dengan senjata lengkap datang ke Wadas, pun juga dua hari yang lalu mereka melakukan hal yang sama,” ucap Himawan Kurniadi, selaku anggota Walhi Jateng dalam konferensi pers pada Kamis (23/09/2021)

Hal senada turut dirasakan oleh Azim, salah seorang warga Wadas. Apa yang dilakukan oleh aparat kepolisian justru memunculkan trauma warga terhadap tindakan represif dan kekerasan yang pernah terjadi di bulan April lalu.

“Warga sebetulnya bisa dikatakan hampir lupa tapi kemudian mereka datang dengan senjata lengkap dan ini membuat trauma kembali,” jelasnya.

Ia kemudian menambahkan bahwa aparat tersebut berjumlah sekitar tujuh orang dengan lima yang memakai senjata lengkap.

Dalam konfrensi pers yang digelar, Daniel selaku anggota LBH Semarang mengatakan bahwa negara sampai saat ini belum bisa menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warganya.

“Justru di Wadas ini malah merasa malah tidak aman dengan kehadiran polisi,” ungkapnya.

 

Penulis: Juno

Reporter: Stella

Editor: Aa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top