Museum Jawa Tengah Adakan Konservasi Monumen Tugu Muda Semarang

Dok. Hayamwuruk

Sejumlah orang mengenakan jas berwarna putih terlihat berada di sekeliling Monumen Tugu Muda Semarang pada Kamis (14/10/2021) pagi. Mereka adalah pegawai dan mahasiswa magang Museum Jawa Tengah Ranggawarsita. Dalam rangka Hari Museum pada 12 Oktober dan peringatan pertempuran lima hari 15-19 Oktober di Kota Semarang, Museum Jawa Tengah Ranggawarsita mengadakan kegiatan konservasi relief Monumen Tugu Muda.

Konservator Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Nurodo, menyampaikan konservasi ini berupa perawatan. “Bangunan yang terbuat dari batu kita treatment menggunakan bahan anti lumut. Kita sikat lagi, kemudian kita coating,” tuturnya.

Nurodo menyebut perawatan ini sebagai upaya pencegahan kerusakan pada Monumen Tugu Muda. “Untuk mencegah lumut dalam waktu dekat karena akan menghadapi musim hujan,” katanya.

Menurut Nurodo, Monumen Tugu Muda memiliki nilai sejarah yang penting. “Sebagai monumental di Kota Semarang. (Monumen) ini dibangun setelah peristiwa pertempuran lima hari. Jadi kita dalam kegiatan ini ikut mengenang pertempuran lima hari. (Perawatan) ini yang bisa diberikan oleh Museum (Ranggawarsita) untuk Kota Semarang,” tuturnya.

Kepala Seksi Pengkajian dan Pelestarian Koleksi Museum Ranggawarsita, Laela Nurhayati Dewi, menerangkan, relief pada Monumen Tugu Muda itu menggambarkan semangat berjuang dan patriotisme warga Semarang. “Khususnya para pemuda yang gigih, rela berkorban dengan semangat tinggi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

 

Reporter: Airell

Penulis: Airell

Editor: Raihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top