[ULASAN FILM] Stand By Me Doraemon 2

Sumber Gambar : Instagram @odex_id

Informasi Film:

Judul Film                   : Stand By Me Doraemon 2

Sutradara                     : Takashi Yamazaki dan Ryuichi Yagi

Bahasa                         : Bahasa Jepang

Perusahaan Produksi   : Shin-Ei Animation, Robot Communications, dan Shirogumi

Disclaimer dulu… disclaimer dulu ya kan…bagi yang belum menonton film dan tidak ingin terkena spoiler, disarankan untuk tidak membaca karena konten ini mengandung spoiler. Arigato peko~

Kisah hidup Nobita berlanjut. Nobita yang bertemu dengan sosoknya yang sudah beranjak dewasa dalam Stand By Me Doraemon, kini harus menghadapi masalah lainnya yang diakibatkan oleh dirinya pada masa kini. Akankah Nobita akhirnya bisa meraih kebahagiaan bersama Shizuka? Akankah Doraemon mampu membantu permasalahan Nobita?

Arti Dari Sebuah Nama

Nobita, yang pada saat ini selalu menerima amarah dan amukan ibunya karena nilainya yang buruk, merasa muak dan beranggapan bahwa dirinya hanyalah seorang anak pungut. Nobita akhirnya meminta Doraemon, untuk kembali masa lampau dan bertemu dengan orang tua serta neneknya pada masa itu.

Nobita dan Doraemon akhirnya kembali ke masa lampau, hari di mana Nobita dilahirkan. Dalam scene ini, kita dapat melihat arti sebenarnya dari nama Nobi Nobita yang berasal dari kata nobiru. Orang tuanya berharap bahwa suatu saat nanti, Nobita akan menjadi anak yang berkembang dengan baik dan juga hebat.

Nobita yang awalnya tidak menyukai namanya itu, kini sadar makna sesungguhnya dari namanya dan akhirnya menjadi menyukai nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya itu. Dalam ending dari film ini pun Nobita mengungkapkan bahwa ia bangga dan bersyukur untuk mengemban nama tersebut.

Kasih Sayang Orang Tua

Seperti yang kita ketahui, Nobita adalah sosok yang ceroboh dan pengecut. Dalam film sekuel kali ini, diungkapkan bahwa sebenarnya Nobita memiliki seorang nenek yang sudah meninggal saat ia masih di bangku TK. Neneknya pun sangat menyayangi Nobita, meskipun ia anak yang rewel dan cengeng. Saat Nobita marah karena tidak dibelikan kembang api pun, sang nenek tetap menghadapinya dengan sabar. Akhirnya, Nobita merasa bersalah karena telah memperlakukan buruk neneknya dan mengabulkan keinginan beliau, yaitu untuk melihat Nobita masuk sekolah dan juga melihat pengantinnya suatu saat nanti.

Dalam ending dari sekuel ini ditunjukkan bahwa kedua orang tua dari Nobita sangat menyayanginya. Hal ini terbukti saat Nobita tidak kunjung datang ke acara pernikahannya, mereka mengkhawatirkannya dan mencarinya. Meskipun Nobita selalu mendapat nilai yang jelek dan ibunya selalu memarahinya, tetapi itu adalah bukti tindakan bahwa mereka menginginkan Nobita untuk menjadi sosok yang hebat dan sosok yang baik, sama seperti yang mereka harapkan saat Nobita dilahirkan.

Commitment Issue dan Cinta Sejati

Dalam film ini, Nobita dewasa mengalami commitment issue, dikarenakan ia merasa tidak dapat membahagiakan Shizuka dan Shizuka hanya menikahinya karena ia merasa kasihan dan khawatir terhadap Nobita. Nobita dewasa yang merasa rendah diri pun akhirnya melarikan diri saat acara pernikahannya dan pergi ke masa kini.

Nobita memilih untuk melarikan diri dan menyibukkan dirinya dengan kesenangannya sendiri. Sikap Nobita ini, tanpa kita sadari pernah kita lakukan, bukan? Lari dari masalah yang ada, kemudian kita menyibukkan diri kita agar pikiran kita terhindar dari permasalahan tadi. Sadar maupun tidak, pasti pernah kita lakukan, kan?

Sikap Nobita yang memandang rendah dirinya dan begitu pesimis ini pun tanpa kita sadari ada dalam diri kita. Saat kita akan terjun ke dalam suatu hubungan atau apapun itu, pasti akan ada sebuah perasaan takut dan ragu, bukan? Atau bahkan saat kita sudah terlanjur terjun pun baru kita rasakan perasaan itu, pernah? Memang rasa takut dan juga pesimistik itu pasti ada, apalagi dalam menjalin sebuah hubungan yang serius. Namun, jika kita telah bertemu oleh seseorang yang tepat, perasaan tersebut pasti akan menghilang, seiring berjalannya waktu. Hal ini tercermin dari sikap Shizuka, beberapa tahun setelah Nobita kabur dari pernikahannya. Shizuka tetap menanti dan menyayanginya. Ia setia menanti Nobita dan menaruh harapan padanya.

Nobita dewasa yang tadinya rendah diri akhirnya tersadar bahwa Shizuka benar-benar memperhatikannya dan mencintainya dengan tulus. Oleh karena itulah, Shizuka menerima Nobita sebagai suaminya.

Persahabatan Sejati

Siapa yang tak kenal dengan Dekisugi, Suneo, dan juga Gian? Ya, mereka adalah teman seperjuangan dari Nobita. Terutama Suneo dan Gian. Meskipun kita sering melihat mereka memukuli dan membully Nobita, saat Nobita dipukuli oleh anak SMP, mereka berdua datang dan melindungi Nobita. Bahkan saat acara pernikahan Nobita pun, mereka mengkhawatirkannya dan turut berbahagia untuknya.

Persahabatan yang tak kenal waktu. Persahabatan yang sejati. Sahabat yang selalu ada di kala kita kesusahan ataupun saat kita senang. Persahabatan yang seperti itulah yang harus kita jaga sampai kapanpun.

Penulis: Yuan

Editor: Restutama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top