
Agenda Debat Pemilihan Raya Universitas Diponegoro (Pemira Undip) Tahun 2024 pada Sabtu (14/12/2024) berlangsung dengan damai dan terstruktur. Pada agenda tersebut Pasangan Calon (Paslon) Ketua-Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) 2025 tampak antusias memberikan jawaban terbaik mereka untuk setiap pertanyaan yang diajukan para panelis.
Panelis pada debat Pemira Undip kali ini menggandeng Aslama Nanda Rizal sebagai perwakilan panelis dari tenaga pendidik (dosen) serta ketua atau wakil ketua BEM Fakultas sebagai perwakilan panelis dari mahasiswa.
Pada debat tersebut Aslama, menyinggung tiga permasalahan aktual yang ada di Undip Seperti Kenaikan UKT dan SPI, Kesehatan Mental, dan Kekerasan Seksual (KS). Beliau meminta kepada para Paslon untuk berkomitmen serta berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Bagi Aslam tiga permasalahan tersebut tidak hanya berdampak pada mahasiswa tetapi juga pada reputasi kampus.
Tidak hanya membahas seputar permasalahan krusial yang terdapat di Undip, Aslama juga menyinggung masalah etika atau moralitas dalam debat ini. Menurutnya sebagai seorang pemimpin (dalam hal ini calon ketua-wakil ketua BEM Undip 2025) patut menjunjung tinggi moralitas dan etika karena kedua hal itu adalah yang paling dasar bagi seorang pemimpin dalam menjalankan fungsinya sebagai pemimpin organisasi.
“Tentang moralitas, ini bukan berbicara tentang siapa yang paling suci. tetapi ketika anda memutuskan untuk ikut dalam kontestasi atau konstelasi dan anda menjadi pemimpin, artinya secara hierarki anda ini satu step atau satu tangga di atas teman-teman yang lain. Ketika anda ingin menjadi pemimpin, moralitas itu yang sangat penting.” Ujar Aslama saat diwawancarai oleh Tim Hayamwuruk.
Sementara itu Panelis dari unsur Mahasiswa yang diwakilkan oleh ketua BEM FIB Tahun 2024 Affiq Malik Azhar (Jeju) menyinggung terkait wawasan dari masing-masing Paslon mengenai seluruh aspek dan fungsi dari bidang yang ada dalam di dalam BEM Undip. Menurut Jeju setiap bidang mempunyai fungsi-fungsi penting dan strategis sehingga hal tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan mahasiswa Undip..
Tidak hanya itu, Jeju juga menegaskan pentingnya integritas dan relevansi BEM di kalangan Mahasiswa sebagai pengkader, penggerak, pengkarya, dan pengabdi.
“Jadi, menurut saya, berdasarkan analisa yang saya lakukan kurang lebih hampir (secara pribadi) 3 tahun ke belakang ini saya rasa dua hal itu (relevansi dan integritas) yang kemudian perlu kita pertanyakan bersama-sama terkait relevansi dari BEM-Undip dan integritas dari BEM-Undip itu sendiri” Terang Jeju.
Kegiatan Debat pemira Undip tahun 2024 untuk Paslon ketua-wakil ketua BEM Undip berakhir pada pukul 18.40 WIB. Setelah itu masing-masing paslon bersalaman dan foto bersama sebagai simbol damai antara masing-masing kubu yang selanjutnya memasuki masa tenang hingga hari pemilihan pada tanggal 17 Desember 2024.
Reporter : Sipollo, Erinna, Rana, Fajri, Irsyad
Penulis : Irsyad
Editor : Farhan