Prof Dr Th Sri Rahayu Prihatmi, MA Tutup Usia
Rabu (22/11) sekitar pukul 11.30. Iring-iringan mobil memasuki pelataran auditorium Undip Imam Bardjo. Diantaranya adalah mobil pengangkut jenazah Prof Dr Th Sri Rahayu Prihatmi, MA Dekan Fakultas Sastra Undip (FS Undip). Siang itu, ratusan orang telah berkerumun di dalam auditorium untuk melakukan penghormatan terakhir kepada almarhumah. Mereka adalah para sivitas akademika FS Undip dan beberapa […]
Nasionalisme
Sebuah cerita di negeri penuh mitosOleh Muhamad Sulhanudin ALANGKAH bahagia seorang siswa sekolah dasar mengetahui kejayaan negerinya di masa lampau. Negeri yang kaya akan rempah-rempah itu dulu dihuni oleh orang-orang yang hebat. Hanya dengan berbekal bambu runcing, kompeni dengan peralatan supercanggih untuk ukuran saat itu, dibuatnya ngacir! Bukan itu saja. Keperkasaan para pendahulu itu tidak […]
Laris Manis Manga, Tumbangya Komik Lokal
Oleh Endah KurniawatiReporter: Wening Adityasari TAK PERLU berpikir dan berimajinasi dua kali. Demikian kata Ningrum, mahasiswa semester V Jurusan Sejarah Undip, ketika ditanya tentang kegemarannya membaca manga atau dalam bahasa Indonesia disebut komik. “Seperti nonton TV,” katanya lugas. Bacaan sejenis komik memang tidak hanya digemari kalangan anak-anak. Tidak sedikit orang dewasa yang duduk di bangku […]
Lebih Asik dengan Musik Jepang
Ketika musik J-Pop mendapatkan tempatnya di Indonesia, musik dalam negeri terabaikan. Oleh Diantika Permatasari WReporter : Ahmad Khairudin PEKIKAN suara Yoake Mae dengan Heart of Sword menghentak dari salah satu ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Sastra Undip. Belakangan, suara itu ternyata berasal dari sekretariat BEM. Seorang laki-laki berponi tengah memainkan mouse sembari menirukan lirik […]
Jepang, Aishiteru !
Geliat komunitas pecinta budaya Jepang di SemarangOleh Gema Yudha SEBUAH siang, pukul 13.40. Puluhan orang tengah asik bermain game Kanji. Mereka mencocokkan huruf kanji dengan huruf Hiragana. Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu. Pippo, sang pengajar menghentikan aktivitas kelas. Seorang lelaki mengenakan sebuah pakian tradisonal Jepang berwarna biru, membuka pintu. “Sumimasen…” Ucap wahyu, sambil membungkukkan punggungnya. “Hai, […]
Sajian Ringan dikala Senggang
Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, kali ini Hawe Pos hadir dengan edisi Cultural Studies. Jika biasanya kami mengupas isu-isu aktual seputar kampus, pada edisi ini kami menyajikan wacana kajian budaya. Tema yang kami garap adalah sesuatu yang paling dekat dengan keseharian kita, yakni bagaimana orang-orang menjalani kehidupannya. Sesuatu yang seringkali dianggap remeh temeh, namun tanpa disadari […]
Dicari Figur Dekan Ideal
Dua periode dipimpin orang yang sama, kini Fakultas Sastra Undip berburu dekan baru. Hawe Pos Edisi 16/V/Agustus 2006 Headline ADA agenda penting di tanggal 14 Agustus 2006. Kursi panas orang nomor satu Fakultas Sastra (FS) Undip jadi rebutan. Sembilan bakal calon akan beradu kompetisi. Mereka adalah Dra Chusnul Hayati Ms, Drs Mulyono MHum, Dr H […]
Tradisi
Oleh Muhamad Sulhanudin Suatu hari saya dikejutkan oleh selebaran yang terpasang di papan pengumuman di sekitar kampus. Fakultas Sastra akan mengadakan pemilihan dekan. Sembilan orang diputuskan sebagai bakal calon. Dalam hati, saya merutuki diri saya sendiri yang ketinggalan informasi. Namun hal yang sama rupanya juga dialami oleh kawan mahasiswa lain. Mereka juga baru tahu jika […]
Kembali ke Format Awal
Hawe Pos Edisi 15/V/Juni 2006 Pengantar Redaksi Sebuah pertanyaan dilontarkan. “Bagaimana, disepakati?,” kata seorang lelaki. Ia menatap setiap wajah di sekitarnya. Semua diam. Sore itu, 1 Juni 2006. Seluruh pengelola Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hayamwuruk, berkumpul. Tak terkecuali, kru magang 2005. Mereka membicarakan perubahan format Hawe Pos. Hawe Pos yang sebelumnya diterbitkan dalam format tabloid, […]
Krikil Tajam Menuju Yogya
Sebuah niat baik tak selalu berjalan mulus. Penggalangan dana untuk korban gempa Yogya dan Jateng oleh lembaga kemahasiswaan FS Undip menghadapi kendala. Hawe Pos Edisi 15/V/Juni 2006 Headline .. Ada legenda yang tak pernah terurai rahasianya ketika para peziarah dan orang-orang kalah menepis bencana dengan asap dupa dan janji matahari yang segera memeluk senja. ( […]