Author: udin

Lebih Asik dengan Musik Jepang

Ketika musik J-Pop mendapatkan tempatnya di Indonesia, musik dalam negeri terabaikan. Oleh Diantika Permatasari WReporter : Ahmad Khairudin PEKIKAN suara Yoake Mae dengan Heart of Sword menghentak dari salah satu ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Sastra Undip. Belakangan, suara itu ternyata berasal dari sekretariat BEM. Seorang laki-laki berponi tengah memainkan mouse sembari menirukan lirik […]

Jepang, Aishiteru !

Geliat komunitas pecinta budaya Jepang di SemarangOleh Gema Yudha SEBUAH siang, pukul 13.40. Puluhan orang tengah asik bermain game Kanji. Mereka mencocokkan huruf kanji dengan huruf Hiragana. Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu. Pippo, sang pengajar menghentikan aktivitas kelas. Seorang lelaki mengenakan sebuah pakian tradisonal Jepang berwarna biru, membuka pintu. “Sumimasen…” Ucap wahyu, sambil membungkukkan punggungnya. “Hai, […]

Sajian Ringan dikala Senggang

Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, kali ini Hawe Pos hadir dengan edisi Cultural Studies. Jika biasanya kami mengupas isu-isu aktual seputar kampus, pada edisi ini kami menyajikan wacana kajian budaya. Tema yang kami garap adalah sesuatu yang paling dekat dengan keseharian kita, yakni bagaimana orang-orang menjalani kehidupannya. Sesuatu yang seringkali dianggap remeh temeh, namun tanpa disadari […]

Tradisi

Oleh Muhamad Sulhanudin Suatu hari saya dikejutkan oleh selebaran yang terpasang di papan pengumuman di sekitar kampus. Fakultas Sastra akan mengadakan pemilihan dekan. Sembilan orang diputuskan sebagai bakal calon. Dalam hati, saya merutuki diri saya sendiri yang ketinggalan informasi. Namun hal yang sama rupanya juga dialami oleh kawan mahasiswa lain. Mereka juga baru tahu jika […]

Kembali ke Format Awal

Hawe Pos Edisi 15/V/Juni 2006 Pengantar Redaksi Sebuah pertanyaan dilontarkan. “Bagaimana, disepakati?,” kata seorang lelaki. Ia menatap setiap wajah di sekitarnya. Semua diam. Sore itu, 1 Juni 2006. Seluruh pengelola Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hayamwuruk, berkumpul. Tak terkecuali, kru magang 2005. Mereka membicarakan perubahan format Hawe Pos. Hawe Pos yang sebelumnya diterbitkan dalam format tabloid, […]

Krikil Tajam Menuju Yogya

Sebuah niat baik tak selalu berjalan mulus. Penggalangan dana untuk korban gempa Yogya dan Jateng oleh lembaga kemahasiswaan FS Undip menghadapi kendala. Hawe Pos Edisi 15/V/Juni 2006 Headline .. Ada legenda yang tak pernah terurai rahasianya ketika para peziarah dan orang-orang kalah menepis bencana dengan asap dupa dan janji matahari yang segera memeluk senja. ( […]

Orang-orang Tak Punya Waktu untuk Mati

Dengan tidur, ancaman tak jua selesai/Mimpi mengganas, menggamangkan tikaman-tikaman /pada jiwa yang terbuka, tertutup berganti-ganti/ Hawe Pos Edisi 15/V/Juni 2006 Rubrik Refleksi Penggalan sajak di atas dicuplik dari puisi yang berjudul “Tidur Makin Jadi Neraka” karya Mustofa W Hasyim. Meski ditulis tahun 1990, namun tepat sekali melukiskan keadaan Yogyakarta saat ini. Gempa yang melanda Yogyakarta […]

Masalah Tak Kunjung Padam

Meski KKL telah lama menjadi program wajib, masalah yang sama selalu muncul. Oleh Ana RoyaniReporter: Ida Fatima, Wahyu Riyatri, Zumala Hawe Pos Edisi 16/V/Juni 2006 Rubrik Akademika ADA banyak metode belajar di perguruan tinggi. Di antaranya, kuliah dalam kelas, seminar, simposium dan kegiatan ilmiah lain yang disertai praktik lapangan. Salah satu kagiatan ilmiah tersebut adalah […]

Jalan-Jalan ke Kota Lama

Hawe Pos Edisi 14/Mei/2006Pengantar Redaksi SABTU, 8 April 2006. Sinar matahari belum begitu terik. Sebuah mobil mikrolet berwarna kuning tua menuju taman yang berada di samping sebuah bangunan tua. Sejurus kemudian, puluhan orang telah duduk lesehan di kompleks taman itu. “Silakan sekarang kalian mencari berita di sekitar kompleks Kota Lama ini. Apapun bisa dijadikan berita. […]

Back To Top